Senin, 20 Februari 2017

Trik Cepat Menulis Rumus di Microsoft Word

Trik Cepat Menulis Rumus di Microsoft Word

Kamu pasti sudah pernah menulis rumus di MS. Word, entah itu pada tugas kuliah, pekerjaan, dan lain sebagainya. Tahukah Kamu bahwa ada cara cepat untuk menulis rumus di MS. Word tanpa meng-klik simbol-simbol matematikanya?
Menulis rumus di MS word seperti perpangkatan, indeks, diferensial, integral, dan huruf-huruf Yunani mungkin menjadi kebosanan tersendiri jika harus meng-klik simbolnya satu per satu, tidak efisien. Melalui artikel ini, Fisika Veritas ingin membagikan tutorial mudah menulis rumus di MS. Word tanpa klik simbol-simbol matematika.
Menulis Rumus Matematika di MS. Word Tanpa Mengklik Simbol-simbol Ini
Kita langsung ke tutorial:
1. Mengaktifkan mode rumus (equations) di MS Word tanpa klik Insert Equation:
Pada keyboard komputer Kamu tekan  Alt  =
akan muncul tampilan berikut
2. Untuk menuliskan pembagian:
Coba ketikkan a/b kemudian tekan tombol spasi di keyboard komputer Kamu
3. Untuk menuliskan perpangkatan:
Coba ketikkan a^b kemudian tekan tombol spasi di keyboard komputer Kamu
4. Untuk menuliskan indeks:
Coba ketikkan a_b kemudian tekan tombol spasi di keyboard komputer Kamu
5. Untuk menuliskan indeks sekaligus pangkat:
Coba ketikkan a^b_c kemudian tekan tombol spasi di keyboard komputer Kamu
6. Untuk menuliskan integral:
Coba ketikkan \int kemudian tekan tombol spasi di keyboard komputer Kamu
7. Untuk menuliskan integral dengan batas:
Coba ketikkan \int_a^b kemudian tekan tombol spasi di keyboard komputer Kamu
8. Untuk menuliskan simbol diferensial parsial:
Coba ketikkan \partial kemudian tekan tombol spasi di keyboard komputer Kamu 
9. Untuk menuliskan perkalian titik dan perkalian silang:
Coba ketikkan \bullet kemudian tekan tombol spasi di keyboard komputer Kamu; atau coba ketikkan \times kemudian tekan tombol spasi.
10. Untuk menuliskan huruf Yunani (huruf kecil):
Coba ketikkan \alpha kemudian tekan tombol spasi di keyboard komputer Kamu (bisa coba yang lain dengan \delta atau \pi atau \lambda atau \rho atau \mu atau \phi atau \psi atau \omega atau huruf-huruf Yunani lainnya)
11. Untuk menuliskan huruf Yunani (huruf kapital):
Coba ketikkan \Delta kemudian tekan tombol spasi di keyboard komputer Kamu (bisa coba dengan \Alpha atau \Omega atau \Sigma atau \Beta atau \Rho atau \Mu atau \Phi atau \Psi atau huruf-huruf Yunani lainnya)
12. Untuk menuliskan simbol-simbol matematika lainnya:
Untuk melihat simbol-simbol apa saja yang bisa ditulis dengan cara di atas di MS. Word, Kamu dapat melihatnya dengan tekan Alt = kemudian klik Design, lalu klik  simbol panah seperti gambar berikut
Akan muncul kotak dialog berikut
lalu klik Math Autocorrect... Muncul pilihan apa saja yang bisa digunakan untuk menulis simbol matematika, Kamu juga dapat menambah atau mengganti cara cepat menulis simbol matematika di sini.
Nah, sekarang kita latihan membuat rumus berikut dengan cepat tanpa meng-klik simbol-simbol matematika. Contoh rumus yang akan ditulis
Pertama-tama, tekan Alt =
Kemudian ketikkan:
\nabla spasi, \bullet spasi, \psi spasi,  + spasi, \partial^2 spasi, \psi spasi, / , \partial spasi, t^2 spasi, = spasi , \int_a^b  spasi,  f(\mu spasi, ) spasi, d\mu spasi, lalu tekan Enter.
Rumus selesai ditulis.


Memang telihat agak ruwet, namun jika sudah terbiasa, menulis rumus dengan cara demikian akan lebih efektif dan efisien.

Tipe di atas teks (Overtype mode)

 

Tipe di atas teks (Overtype mode)

Penting: Artikel ini adalah terjemahan mesin, lihat penafian. Temukan versi bahasa Inggris artikel di sini sebagai rujukan Anda.
Saat Anda mengedit teks dalam overtype mode, mengetik teks ke atas teks Anda sebelumnya. Dalam mode ini, mengetik karakter baru akan memindahkan karakter apa pun yang sudah ada ke sebelah kanan titik penyisipan.
Perlu bantuan dengan tantangan mengetik lainnya?: coba link ini untuk konten yang berguna di Microsoft Office Online:

Mengaktifkan Overtype mode

Program apa yang Anda gunakan?
Access
Excel
Outlook
Project
Word

Access

  • Klik sel tempat Anda ingin mulai menyisipkan teks overtype, lalu tekan INSERT atau INS untuk mengaktifkan atau menonaktifkan mode overtype.
Atas halaman

Excel

  • Klik ganda sel tempat Anda ingin mulai menyisipkan teks overtype, lalu tekan INSERT atau INS untuk mengaktifkan atau menonaktifkan mode overtype.
    Catatan: Kotak centang Perbolehkan pengeditan langsung dalam sel harus dipilih (dipilih secara default). Untuk memilih atau mengosongkan kotak centang ini, klik Tombol Microsoft Office Gambar tombol Office , lalu di bagian bawah dialog, klik Opsi Excel, lalu di panel kiri, klik Tingkat Lanjut. Kotak centang terdapat di bawah bagian Opsi Pengeditan.
Atas halaman

Outlook

  1. Pada menu Alat, klik Opsi.
  2. Pada kotak dialog Opsi, klik tab Format Email.
  3. Di bawah Opsi Editor, klik Opsi Editor.
  4. Di kotak dialog Opsi Editor, klik Tingkat Lanjut.
  5. Di bawah Opsi Pengeditan, pilih atau kosongkan kotak centang Gunakan mode overtype.
Atas halaman

Project

  1. Pilih sel tempat Anda ingin mulai menyisipkan teks overtype, lalu tekan F2.
  2. Tekan INSERT atau INS untuk mengaktifkan atau menonaktifkan mode overtype.
Atas halaman

Word

  1. Klik Tombol Microsoft Office Gambar tombol Office , lalu di bagian bawah dialog, klik Opsi Word.
  2. Di panel kiri, klik Tingkat Lanjut.
  3. Di bawah Opsi Pengeditan, pilih atau kosongkan kotak centang Gunakan mode overtype.
Atas halaman
Catatan: Penafian Terjemahan Mesin: Artikel ini telah diterjemahan oleh sistem komputer tanpa campur tangan manusia. Microsoft menawarkan terjemahan mesin ini untuk membantu pengguna yang bukan penutur bahasa Inggris agar dapat menikmati konten tentang produk, layanan, dan teknologi Microsoft. Karena artikel ini diterjemahkan oleh mesin, mungkin akan terdapat kesalahan kosa kata, sintaksis, atau tata bahasa.

CARA KERJA MICROSOFT WORD

CARA KERJA MICROSOFT WORD

Modul Tutorial MS. Word 2007 
 
Microsoft Office Word merupakan perangkat lunak andalah Microsoft yang berfungsi sebagai pengolah kata. Banyak terdapat fasilitas dalam software ini, yang mampu menunjung berbagai keperluan bagi para penggunanya, mulai dari pengetikan text, penyusunan naskah atau pun proposal, laporan, karya ilmiah, surat lamaran kerja dan pembuatan diagram atau tabel serta menyisipkan berbagai objek gambar dalam tulisan.
Dalam catatan sejarah, microsoft office word pertama kali diterbitkan sekitar tahun 1983, dimana pada waktu itu namanya Multi-Tool Word untuk Xenik. Seiring dengan perkembangannya, maka munculah versi-versi terbaru lainnya untuk berbagai sistem operasi, seperti DOS (1983), Apple Macintosh (1984), SCO UNIK, OS/2, dan Microsoft Windows (1989) dan setelah menjadi bagian dari Microsoft Office System 2003 dan 2007, kemudian diberi nama Microsoft Office Word.
Sampai saat ini, mayoritas pengguna komputer menggunakan microsoft ofiice word 2007, namun karena MS. Word 2007 masih terbilang baru, maka banyak dari mereka yang masih kebingungan dalam mengoperasikan program tersebut. Untuk itu, lewat artikel ini, duniabaca.com bermaksud berbagi modul tutorial microsoft office word 2007 lengkap dengan sejarah perkembangan microsoft word.

Daftar Isi: TUTORIAL MICROSOFT WORD 2007 LENGKAP

F. Membuat Tabel
G. Menggunakan Drawing / AutoShapes
H. Rumus Ms. Word

SEJARAH MICROSOFT OFFICE WORD

Banyak ide dan konsep Word diambil dari Bravos, pengolah kata berbasis grafik pertama yang dikembangkan di Xerox Palo Alto Research Center (PARC). Pencipta Bravo, Charles Simonyi, meninggalkan Xerox PARC dan pindah ke Microsoft pada 1981. Simonyi juga menggaet Richard Brodie dari PARC. Pada 1 Februari 1983, pengembangan Multi-Tool Word dimulai.
Setelah diberi nama baru Microsoft Word, Microsoft menerbitkan program ini pada 25 Oktober 1983 untuk IBM PC. Saat itu dunia pengolah kata dikuasai oleh WordPerfect dan juga WordStar.
Word memiliki konsep “What You See Is What You Get”, atau WYSIWYG, dan merupakan program pertama yang dapat menampilkan cetak tebal dan cetak miring pada IBM PC. Word juga banyak menggunakan tetikus yang saat itu tidak lazim sehingga mereka menawarkan paket Word-with-Mouse. Word processor berbasis DOS lain, seperti WordStar dan WordPerfect, menampilkan hanya teks dengan kode markup dan warna untuk menandai pemformatan cetak tebal, miring, dan sebagainya.
Word untuk Macintosh, meski memiliki banyak perbedaan tampilan dari versi DOS-nya, diprogram oleh Ken Shapiro dengan sedikit perbedaan dari kode sumber versi DOS, yang ditulis untuk layar tampilan resolusi tinggi dan printer laser, meskipun belum ada produk seperti itu yang beredar untuk publik. Setelah LisaWrite dan MacWrite, Microsoft pun mencoba untuk menambahkan fitur WYSIWYG ke dalam paket program Word for Macintosh. Setelah Word for Macintosh dirilis pada tahun 1985, program tersebut mendapatkan perhatian yang cukup luas dari masyarakat pengguna komputer. Microsoft tidak membuat versi Word 2.0 for Macintosh, untuk menyamakan versi dengan Word untuk sistem atau platform lainnya.
Versi selanjutnya dari Word for Macintosh, adalah Word 3.0, yang dirilis pada tahun 1987. Versi ini mencakup banyak peningkatan dan fitur baru tapi memiliki banyak bug. Dalam hanya beberapa bulan, Microsoft mengganti Word 3.0 dengan Word 3.01, yang jauh lebih stabil. Semua pengguna terdaftar dari Word 3.0 dikirimi surat yang berisi salinan Word 3.01 secara gratis, sehingga menjadikan hal ini kesalahan Microsoft paling mahal untuk ditebus pada waktu itu. Word 4.0, yang dirilis pada tahun 1989, merupakan versi yang sangat sukses dan juga stabil digunakan.
Tahun 1990-1995
Pada rentang tahun ini, Word for Windows diluncurkan. Versi pertama dari Word for Windows dirilis pada tahun 1989 dengan harga 500 Dolar Amerika Serikat. Dengan dirilisnya Microsoft Windows 3.0 pada tahun selanjutnya, penjualan pun akhirnya terdongkrak naik, mengingat Word for Windows 1.0 didesain untuk Windows 3.0 dan performanya sangat buruk jika dijalankan pada versi sebelumnya. Microsoft menunggu hingga merilis Word 2.0 untuk mengukuhkan Microsoft Word sebagai pemimpin pasar pengolah kata. (Sumber: id.wikipedia.org)

MEMULAI MICROSOFT WORD

Untuk memulai menjalankan program microsoft word? Silakan ikuti langkah-langkah berikut :
1. Pilih tombol Start di pojok kiri bawah tampilan windows.
2. Setelah muncul tampilan menunya pilih Program, kemudian Microsoft Office dan Pilih
3. Microsoft Office Word 2007.
Unsur-unsur utama Layar Ms Word.
1. Judul Windows
Baris Judul Menampilkan nama file dan aplikasi Microsoft Word, nama file sebelum dirubah adalah Document1, Document2 dan seterusnya. Pada pojok kanan sebelahnya window terdapat button minimize, maximize
dan menutup aplikasi word.
2. Office Button
Digunakan untuk :
- Membuat file baru
- Membuka file
- Menyimpan file
- Mencetak
- Keluar dari word
Disebelah kanan office button terdapat button yang digunakan untuk menyimpan, Undo, Redo dan Customize Quick Access Toolbar.
3. Customize Quick Access Toolbar
Digunakan untuk menampilkan button2 yang diinginkan untuk tampil pada taskbar, sebagai contoh jika kita klik button open dan new document, akan muncul button tersebut pada taskbar. Sebagai tips, tampilkan button yang sering anda gunakan untuk mempercepat pengerjaan.
4. Menu
Setiap menu yang aktif (yang kita Klik) akan memunculkan toolbar dibawahnya.
5. Toolbar
Merupakan deretan tool-tool (gambar-gambar yang berbentuk tombol) yang mewakili perintah dan berfungsi untuk mempermudah dan mengefisienkan pengoperasian program.
6. Kursor
Kursor atau Insertion Point merupakan indikator tempat dimana teks akan muncul jika kita akan mengetik. Posisi ini perlu diperhatikan karena Ms Word menggunakannya sebagai dasar dalam melakukan suatu pekerjaan yang kita perintahkan.
7. Penggulung Teks
Untuk memudahkan dalam membaca suatu dokumen dengan menggulung layar vertical dan horizontal.
8. Memasukkan Teks
Setelah mengenal dasar-dasar layar Word, teks dapat langsung dimasukkan. Ada beberapa hal yang perlu diketahui:
* Tab digunakan untuk mengidentasi pada baris pertama.
* Word secara otomatis akan memulai baris baru sewaktu teks mencapai tepi kanan halaman.
* Apabila terjadi kesalahan mengetik tekan Backspace untuk menghapusnya.
* Tekan enter untuk menambah baris kosong.
* Titik Sisip (kursor) Digunakan untuk memulai memasukkan teks.
* Penunjuk Mouse bergerak dilayar sewaktu mouse digerakkan. Penunjuk ini tampak dalam bentuk huruf I atau panah.
9. Memperbaiki Teks
Ketika suatu dokumen dibuat, seringkali perlu memindahkan titik sisip untuk menambah atau menghapus teks di lokasi yang berbeda. Caranya sebagai berikut :
9.1 Menggunakan Mouse
Geser pointer mouse yang berbentuk I-beam ke posisi yang anda kehendaki pada area teks dan klik mouse. Jika posisi yang anda tuju tidak tampak, perlu menggulung ke lokasi yang diinginkan, gunakan panah atas dan bawah untuk naik atau turun satu baris. Gunakan panah double atas dan bawah (dibawah toolbar vertical) untuk naik atau turun satu halaman.
9.2 Menggunakan Keyboard
Jika anda menggunakan tombol pada numeric keypad, pastikan bahwa NUM LOCK dalam keadaan off. Perhatikan tabel berikut ini.
Perpindahan Perintah
Satu karakter ke kiri
Satu karakter ke kanan
Satu baris ke atas
Satu baris ke bawah
Ke akhir baris End
Ke awal baris Home
Naik satu layar Page Up
Ke bawah satu layar Page Down
Akhir dokumen Ctrl + End
Awal dokumen Ctrl + Home
10. Menyimpan Dokumen
Untuk menyimpan dokumen klik office button kemudian pilih Save atau klik button save pada Toolbar atau bisa langsung menggunakan keyword dengan menekan Ctrl + S dan akan muncul sebuah dialog, Kemudian pilihlah lokasi file (directory) pada bagian Save in:, ketiklah nama file pada bagian File name, kemudian tekan tombol Save. Sebagai latihan berilah nama pada file yang sudah diketik dengan nama Lat1.doc
11. Menutup Dokumen
Bila sudah selesai mengerjakan suatu dokumen dan sudah selesai menyimpannya, mungkin perlu menutup dokumen dan setelah itu mengerjakan dokumen lain. Klik office button dan pilih Close.
12. Membuka Dokumen
Untuk membuka dokumen klik office button dan pilih Open, Word akan menampilkan dialog box, kemudian Anda carilah directory dan Folder Yang menampung file yang akan dibuka pada bagian Look in lalu klik file yang akan dibuka kemudian tekan button Open maka file anda akan ditampilkan dilayar Word. Sebagai latihan, bukalah kembali file Lat1.doc yang sudah dibuat tadi.

MEMBUAT NASKAH PADA MICROSOFT WORD 2007

A. Memulai Pembuatan Naskah
  • Aktifkan lembar kerja Microsoft Word
  • Aturlah Margin lembar kerja
  • Ketiklah naskah yang diinginkan
B. Setting / Mengatur Halaman Microsoft Word 
1. Klik Page Layout
a. Klik Tab Margin
b. Pilih bentuk margin yang diinginkan
c. Jika tidak ada ukuran yang cocok, klik di Custom Margin dan tentukan:
* Top : Jarak antara sisi atas kertas dengan teks/naskah.
* Bottom : Jarak antara sisi bawah kertas dengan teks/naskah.
* Left : Jarak antara sisi kiri kertas dengan sisi kiri naskah.
* Right : Jarak antara sisi kanan kertas dengan sisi kanan naskah.
* Gutter : Jarak spasi tambahan pada margin kiri yang ditujukan sebagai tempat penjilidan.
* Gutter Position : Letak gutter.
* Orientation : Pengaturan arah cetakan halaman dengan Portrait (memanjang) dan Landscape (melebar).
* Preview : Tampilan layar Word.
2. Paper Size
a. Klik di SIZE, kemudian tentukan ukuran kertas yang di inginkan.
b. Jika tidak ada yang sesuai klik di More Paper Size
Contoh : A4, Legal, dll.
C. Tata Cara Penulisan Microsoft Word 2007
  • Untuk pengetikan huruf besar di awal kata atau kalimat, tekanlah tombol Shift bersamaan dengan tombol huruf awal kata (jika Caps Lock tidak hidup)
  • Untuk pengetikan naskah dalam huruf besar semua, tekan tombol Caps Lock.
  • Untuk menghapus kata atau kalimat sebelah kiri tekan tombol Backspace.
  • Untuk menghapus kata atau kalimat sebelah kanan tekan tombol Delete.
  • Untuk menurunkan kursor ke baris berikutnya tekan tombol Enter.
  • Untuk masuk ke paragraph baru tekan tombol Tab.
  • Untuk memberikan spasi pada suatu kata atau kalimat tekan tombol Spacing.
  • Untuk menuju ke awal kalimat teks tekan tombol Home.
  • Untuk menuju ke akhir kalimat teks tekan tombol End.
  • Untuk mengaktifkan tombol angka keyboard sebelah kanan tekan tombol Num Lock.
D. Pengaturan Perataan Teks Microsoft Word
Untuk meratakan teks, pilih salah satu bentuk perataan yang diinginkan:
Align Left (Ctrl + L) : Perataan teks sebelah kiri.
Center (Ctrl + E) : Perataan teks di tengah.
Align Right (Ctrl + R) : Perataan teks sebelah kanan.
Justify (Ctrl + J) : Perataan teks sebelah kiri dan kanan

MENGEDIT NASKAH PADA MICROSOFT WORD 2007

A. Membuat Block Pada Teks
  • Menggunakan Keyboard, tempatkan kursor pada awal kata / kalimat yang akan diblock
  • Tekan tombol Shift sambil menekan tanda panah ( –> ) ke awal kata / kalimat.
Atau bisa menggunakan Mouse
  • Klik kiri tanpa dilepas (drag ) pada awal kata / kalimat yang akan diblock
  • Seret penunjuk mouse hingga ke akhir kata / kalimat yang akan diblock
  • Lepas klik mouse tersebut
Untuk menghilangkan tanda block di teks klik di sembarang tempat dalam jendela dokumen.
B. Mengcopy Kata / Kalimat
  • Block kata / kalimat yang akan di-copy
  • Klik icon Copy atau dengan tombol Ctrl + C
  • Letakkan kursor pada tempat yang akan diletakkan hasil copy-an
  • Klik icon Paste atau dengan tombol Ctrl + V
C. Memindahkan Kata / Kalimat
  • Block kata / kalimat yang akan dipindahkan
  • Klik klik icon Cut atau dengan tombol Ctrl + X
  • Letakkan kursor pada tempat yang ingin dipindahkan.
  • Klik icon paste atau dengan tombol Ctrl + V
D. Membatalkan Perintah – 
Apabila dalam pengetikan tidak sengaja melakukan kesalahan, baik dalam pengeditan, pemformatan dan lain sebagainya maka gunakan:
Undo (Ctrl + Z) : Membatalkan pengeditan.
Redo (Ctrl + Y) : Membatalkan pembatalan pengeditan
E. Change Case
1. Blok kalimat / kata yang ingin dirubah format hurufnya.
2. Klik menu Home – Change Case
  • Sentence case : Mengubah kalimat pada teks dengan diawali huruf besar.
  • lowercase : Mengubah kata atau kalimat dengan huruf kecil.
  • UPPERCASE : Mengubah kata atau kalimat dengan huruf besar.
  • Title Case : Mengubah setiap awal kata dengan huruf besar.
  • tONGLE cASE : Mengubah setiap awal kata dengan huruf kecil
F. Find, Replace, and Go To -
1. Find (Mencari)
  • Klik icon Find atau tekan tombol Ctrl + F
  • Ketik kata yang akan dicari di kotak Find What
  • Klik Find Next untuk mencari
  • Tutup jendela tampilan ( X ) Find and Replace
2. Replace (Mengganti)
  • Klik icon Replace atau tekan tombol Ctrl + H
  • Ketik kata yang ada pada dokumen yang ingin diganti di kotak Find What
  • Ketik kata pengganti di kotak Replace With
  • Klik Replace All (Untuk mengganti semua kata) atau Replace (untuk mengganti satu kata saja)
  • Tutup jendela tampilan Find and Replace
3. Go To (Menuju Ke Halaman Tertentu)
  • Klik icon Go To atau tekan tombol Ctrl + G
  • Ketik angka atau nomor halaman yang dituju pada Enter Page Number.
  • Lalu klik Next

PEMFORMATAN NASKAH PADA MICROSOFT WORD 2007

A. Mengatur Paragraf dan Spasi
  • Klik icon Paragraph
  • Klik Indent and Spacing
  • Pada Spacing tentukan berapa spasi yang diinginkan
  • Klik Ok.
Atau dengan cara lain :
- Blok kalimat yang ingin diatur paragrafnya
- Tekan tombol kombinasi:
o Untuk 1 spasi tekan Ctrl + 1 (Single)
o Untuk 1½ spasi tekan Ctrl + 5 (1,5 lines)
o Untuk 2 spasi tekan Ctrl + 2 (Double)
B. Bullets and Numbering 
1. Bullets
  • Blok atau tandai bagian naskah yang ingin dibuat Bullets.
  • Klik tab Home klik icon bullet
  • Untuk memilih jenis bullet klik tanda panak ke bawah, klik bullet yang anda harapkan.
  • Selain itu juga bisa memilih alternatif Bulleted yang lain dengan mengklik Define New Bullet.
  • Klik Character, lalu pilih jenis Bulleted yang Anda inginkan.
  • Klik OK
2. Numbered
  • Blok atau tandai bagian naskah yang ingin dibuat numbered.
  • Klik tab Home klik icon numbered
  • Untuk memilih jenis bullet klik tanda panak ke bawah, klik bullet yang anda harapkan.
  • Selain itu juga bisa memilih alternatif Bulleted yang lain dengan mengklik Define New Bullet.
  • Klik Character, lalu pilih jenis Bulleted yang Anda inginkan.
  • Klik OK
C. Borders and Shading 
1. Membuat Border
Dari tab Page Layout klik ikon page borders
Page Border : Membuat garis bingkai halaman.
* Setting : Memilih bentuk bingkai halaman.
* Style : Memilih bentuk garis bingkai halaman.
* Color : Memilih warna garis bingkai halaman.
* Width : Memilih ketebalan garis bingkai halaman.
* Art : Memilih jenis bingkai halaman.
*Options : Memberikan pilihan pada jarak bingkai.
Klik OK
2. Membuat Columns
Klik tab Page Layout
* Klik icon Columns
* Tentukan jumlah kolom yang kalian inginkan
* Jika tidak ada yang sesuai klik di More Coloums, kemudian tentukan jumlah kolom.
- Number of columns : Menentukan jumlah kolom.
- Width : Menentukan lebar kolom
- Preview : Melihat tampilan sementara
* Klik OK
3. Membuat Drop Cap
* Klik tab insert
* Klik di Icon Drop Cap
* Pilih Dropped atau In Margin
* Seandainya bentuknya tidak sesuai klik di Drop Cap Options
* Tentukan pengaturannya :
- Position : Pilih letak teks yang diinginkan.
- Font : Pilih jenis huruf.
- Lines to drop : Tentukan jumlah baris tinggi drop cap.
- Distance from text : Memodifikasi jarak drop cap dengan teks
* Klik OK
D. Menyisipkan Nomor Halaman Ms. Word 2007
Untuk dapat menyisipkan nomor di setiap lembar atau halaman pada microsoft word 2007, silakan ikuti langkah-langkah berikut :
  • Klik tab Insert
  • Klik icon Page Number
  • Klik tanda panah kebawah dan tentukan posisi number
  • Jika tidak ada yang sesuai, klik di Format Page Number
Format : Memodifikasikan format nomor halaman.
* Number format : Memilih format nomor halaman.
* Page numbering : Mengatur urutan nomor halaman.
- Continue from previous section : Penomoran halaman secara berurutan mulai dari awal hingga akhir.
- Start At : Pengaturan nomor halaman awal
E. Membuat Header dan Footer Ms. Word 2007

  • Klik di icon Header atau Footer
  • Klik tanda panah ke bawah dan tentukan posisi Header
  • Isikan catatan atas pada kolom Header dan catatan bawah pada kolom Footer
  • Klik Close
F. Menyisipkan Teks Word Art Pada Ms. Word 2007

  • Klik di icon WrdArt
  • Klik tanda panah kebawah dan pilih disain WordArt.
  • Edit WordArt Text: Ketik teks pada kotak teks.
* Font : Memilih jenis huruf.
* Size : Memilih ukuran huruf.
* B (Bold) : Teks WordArt cetak tebal.
* I (Italic) : teks WordArt cetak miring

  • Klik OKG. Menyisipkan Gambar Pada Microsoft Word 2007
    • Klik icon ClipArt
    • Pada pane tugas Insert ClipArt, klik Clip Organizer dan pilih gambar yang ada.
    • Klik perintah Copy dan tutup jendela Microsoft Clip Organizer
    • Klik perintah Paste
    • Memasukkan gambar dari File
    • Klik Icon Picture
    • Pilih file gambar yang ada – Klik tombol Insert

    MEMBUAT TABEL PADA MICROSOFT WORD 2007 
    A. Membuat Tabel Word
    => Klik tab Insert Klik icon Table
    => Klik tanda panah kebawah dan tentukan jumlah baris dan kolom yang dibutuhkan. Jika tidak ada bentuk kolom yang sesuai, klik Insert Table
    o Table size : Ukuran table.
    * Number of columns : Tentukan jumlah kolom.
    * Number of rows : Tentukan jumlah baris
    o AutoFit behavior : Pengepasan tabel otomatis.
    o AutoFormat : Memilih bentuk format tabel.
    => OK
    B. Fasilitas Pengolahan Tabel
    Dari Menu Tab pilih :
    • Draw Table : Menggambar kotak tabel.
    • Insert : Menyisip tabel, kolom, baris atau sel.
    • Delete : Menghapus tabel, kolom, baris atau sel.
    • Select : Memilih tabel, kolom, baris atau sel.
    • Merge Cells : Menggabungkan sel.
    • Split Cells : Membagi sel.
    • Split Table : Membagi tabel.
    • Table AutoFormat : Memilih format tabel.
    • Auto Fit : Mengepas kolom / baris otomatis.
    • Heading Rows Repeat : Mengulangi judul tabel ke tabel halaman berikutnya.
    • Convert : Mengubah jenis penulisan teks menjadi tabel atau sebaliknya.
    • Sort : Mengurutkan data tabel.
    • Formula : Operasi perhitungan data tabel.
    • Hide Gridlines : Menyembunyikan garis bantu tabel.
    • Table Properties : Memodifikasikan tabel, kolom, baris atau sel
    C. Cara Menggunakan Formula Pada Microsoft Word 2007

    • Letakkan kursor pada sel yang akan diisi rumus
    • Klik tab Layout
    • Klik di icon Formula
    • Isikan kotak Formula dengan
    • Keterangan : o =Product(Left)→ Untuk mengalikan semua bilangan yang ada sebelah kiri o =Product(Right)→ Untuk mengalikan semua bilangan yang ada sebelah kanan o =Product(Above) → Untuk mengalikan semua bilangan yang ada diatasnya o =Sum(Left)→ Untuk menjumlahkan semua bilangan yang ada sebelah kiri o =Sum(Right)→ Untuk menjumlahkan semua bilangan yang ada sebelah kanan o =Sum(Above)→ Untuk menjumlahkan semua bilangan yang ada atasnya
    • Klik OK

    CARA MENGGUNAKAN AUTOSHAPES
    a. Membuat AutoShapes
    • Klik tab Insert Klik icon Shapes.
    • Klik tanda panah kebawah.
    • Pilih bentuk yang diinginkan.
    • Letakkan penunjuk mouse diawal gambar.
    • lalu drag (seret) sesuai dengan keinginan, lalu lepas drag-nya.
    b. Memasukkan Teks pada AutoShapes
    • Klik gambar AutoShape yang ingin diisi teks di dalamnya
    • Klik icon Text Box
    • Klik pointer pada gambar AutoShape yang ingin diisi tulisan di dalamnya
    • Ketikkan Teks yang diinginkan dalam kotak tersebut
    Atau
    • Klik kanan gambar AutoShape yang ingin diisi teks di dalamnya
    • Klik Add Text
    • Ketikkan Teks yang diinginkan dalam kotak tersebut

    RUMUS MICROSOFT WORD 
    A. Membuat Typesetting Matematis
    • Klik tab Insert Klik icon Equation
    • Klik tanda panah kebawah dan pilih jenis Equation yang anda inginkan
    • Jika tidak ada yang cocok klik di Insert New Equation
    • Ketik Equation yang anda inginkan
    • Jika telah selesai klik sembarang tempat dalam lembaran kerja
    B. Subscript (Pangkat bawah) dan Superscript (Pangkat Atas) Pada Microsoft Word 2007
    • Blok huruf atau kalimat yang akan dijadikan subscript atau superscript
    • Klik tab Insert dan klik icon Subscript atau Superscript
    • Dapat juga dengan mtekan tombol kombinasi:
    • o Ctrl + = atau klik icon (untuk subscript / huruf agak kecil dan kebawah sedikit) o Ctrl + Shift + = atau klik icon (untuk superscript / huruf agak kecil dan sedikit ke atas)
  • Pengertian, Fungsi Media Penyimpan Dan 5 Contoh Media Penyimpan

    Pengertian, Fungsi Media Penyimpan Dan 5 Contoh Media Penyimpan

    Media penyimpan data adalah alat yang digunakan untuk menyimpan data atau program dimana data yang disimpan tersebut dapat dibaca kembali untuk diproses oleh komputer. Beberapa peralatan yang termasuk media penyimpan diantaranya adalah memori. Fungsi memori adalah sebagai media penyimpan sementara sebelum data disimpan permanen di hardisk. Selain itu terdapat media penyimpan yang lain, diantaranya : harddisk, compact disk (CD), USB, dan lain – lain


    Contoh 5 Media Penyimpan Komputer
    a. Memori
    Random access memory (RAM) adalah tempat didalam komputer dimana OS, program aplikasi dan data yang sedang digunakan disimpan sehingga dapat dicapai dengan cepat oleh prosesor. Cache dibaca Cash, adalah tempat untuk menyimpan segala sesuatu sementara. Misalnya, file secara otomatis diminta dengan melihat halaman web yang disimpan dalam hard disk tepatnya dalam subdirektori cache dibawah direktori untuk browser.COASt adalah singkatan untuk Cache on a stick. COASt menyediakan memori cache dalam banyak sistem berbasis Pentium.

    b. Floppy Drive
    Sebuah floppy disk drive (FDD), membaca dan menulis informasi secara magnetis ke dalam floppy diskettes (disket floppy). Disket floppy, diperkenalkan pada 1987, adalah salah satu bentuk media penyimpanan yang dapat dipindah. Disket floppy 3.5” yang saat ini digunakan memiliki cangkang luar plastik keras yang melindungi disket tipis, dan lentur di dalamnya. Bagian utama disket floppy tertentu meliputi case pelindung floppy, disket magnetik lentur tipis, sebuah pintu geser, dan pegas pintu geser.

    c. Hard drive
    Bagian ini berisi gambaran atas komponen, operasi, interface, dan spesifikasi hard drive. Hard disk drive (HDD) adalah media penyimpanan utama pada komputer. Sebuah HDD, seperti pada Gambar, menggunakan banyak karakteristik fisik dan operasi yang sama dengan floppy disk drive. HDD memiliki desain yang lebih kompleks dan dapat melakukan kecepatan akses yang lebih tinggi. HDD memiliki kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar daripada floppy dalam hubungannya dengan daya simpan penyimpanan jangka-panjang. Ia menyimpan program dan file, begitu juga denga sistem operasi.

    d. CD-ROM
     Sebuah CD-ROM drive adalah peranti penyimpanan sekunder yang membaca informasi yang tersimpan pada cakram padat (compact drive). Bila floppy dan hard disk menggunakan media magnetik, CD-ROM menggunakan media optik. Daya hidup media optik mencapai puluhan tahun. Ini membuat CD-ROM menjadi sebuah alat yang sangat berguna.

    e. DVD 
    DVD adalah salah satu tipe cakram optik yang menggunakan diameter 120 mm yang sama seperti CD. DVD tampak seperti CD, namun kapasitas penyimpanannya jauh lebih tinggi. DVD dapat merekam pada kedua sisi dan beberapa versi komersialnya dapat mendukung dua lapisan tiap sisinya. Ini dapat menghasilkan lebih dari 25 kali kemampuan simpan CD.

    Random Acces Memory

    Random Acces Memory

    Random access memory( RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.
    Pertama kali dikenal pada tahun 60′an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic.
    Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM.
    Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.
    Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.
    JENIS  RAM 
    1. DRAM (Dynamic Random Access Memory)
    DRAM (Dynamic Random Access Memory) adalah jenis RAM yang menyimpan setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Data yang terkandung di dalamnya harus disegarkan secara berkala oleh CPU agar tidak hilang. Hal ini membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori lainnya. Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi.
    2. SRAM (Static Random Access Memory)
    SRAM (Static Random Access Memory) adalah jenis RAM (sejenis memori semikonduktor) yang tidak menggunakan kapasitor. Hal ini mengakibatkan SRAM tidak perlu lagi disegarkan secara berkala seperti halnya dengan DRAM. Ini juga sekaligus membuatnya memiliki kecepatan lebih tinggi dari DRAM. Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Asynchronous dan Synchronous.
    3. EDORAM (Extended Data Out Random Accses Memory)
    EDORAM (Extended Data Out Random Accses Memory) adalah jenis RAM yang dapat menyimpan dan mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan baca tulisnya pun menjadi lebih cepat. Umumnya digunakan pada PC terdahulu sebagai pengganti Fast Page Memory (FPM) RAM.
    4. SDRAM (Synchronous Dynamic Random Acces Memory)
    SDRAM (Synchronous Dynamic Random Acces Memory) adalah jenis RAM dinamis yang kemampuan kecepatannya lebih cepat dari pada EDORAM dan kepingannya terdiri dari 168 pin. RAM ini disinkronisasi oleh clock sistem dan cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.
    5. RDRAM (Rambus Dynamic Random Acces Memory)
    RDRAM (Rambus Dynamic Random Acces Memory) adalah salah satu tipe dari RAM dinamis sinkron yang diproduksi oleh Rambus Corporation menggunakan Bus Speed sebesar 800 MHz tetapi memiliki jalur data yang sempit (8 bit). RDRAM memiliki memory controller yang canggih sehingga tidak semua motherboard bisa mendukungnya. Contoh produk yang memakainya adalah 3dfx seri Voodoo4.
    6. NV-RAM (Non-Volatile Random Access Memory)
    NV-RAM (Non-Volatile Random Access Memory) merupakan jenis RAM yang menggunakan baterai Litium di dalamnya sehingga data yang tersimpan tidak akan hilang meskipun catu daya dimatikan.
    7. VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory)
    VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory) adalah jenis RAM yang dibuat khusus untuk video adapter. Kapasitas VGRAM sangat menentukan kualitas gambar yang dihasilkan oleh video adapter tersebut.
    8. DDR SDRAM(Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Acces Memory)
    Di tahun tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.
    a. DDR SDRAM
    Kelajuan : 266MHz (PC2100), 333MHz (PC2700), 400MHz (PC3200)
    Kapasitas Maksimum : 1 GB (ada chip pada lapisan depan dan belakang RAM)
    b. DDR II
    Kelajuan : 533MHz (PC4200), 667MHz (PC5300), 800MHz (PC6400)
    Kapasitas Maksimum : 2 GB
    c. DDR III
    Kelajuan : 1333MHz (PC10666)
    Kapasitas Maksimum : 4 GB
    EVOLUSI MODUL MEMORI  RAM
    Selain mengalami perkembangan pada sisi kemampuan, teknik pengolahan modul memori juga dikembangkan. Dari yang sederhana yaitu SIMM sampai RIMM. Berikut penjelasan singkatnya :
    S I M M
    Kependekan dari Single In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada salah satu sisi sirkuit PCB. Memori jenis ini hanya mempunyai jumlah kaki (pin) sebanyak 30 dan 72 buah.
    SIMM 30 pin berupa DRAM, banyak digunakan pada sistem berbasis prosessor 386 generasi akhir dan 486 generasi awal. SIM 30 pin berkapasitas 1MB, 4MB dan 16MB.
    Sedangkan SIMM 70 pin dapat berupa DRAM maupun EDO DRAM yang digunakan bersama prosessor 486 generasi akhir dan Pentium. SIMM 70 pin diproduksi pada kapasitas 4MB, 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB.
    D I M M
    Kependekan dari Dual In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada kedua sisi PCB, saling berbalikan. Memori DIMM diproduksi dalam 2 bentuk yang berbeda, yaitu dengan jumlah kaki 168 dan 184.
    DIMM 168 pin dapat berupa Fast-Page, EDO dan ECC SDRAM, dengan kapasitas mulai dari 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB. Sementara DIM 184 pin berupa DDR SDRAM.
    SODIMM
    Kependekan dari Small outline Dual In-Line Memory Module. Memori ini pada dasarnya sama dengan DIMM, namun berbeda dalam penggunaannya. Jika DIMM digunakan pada PC, maka SO DIMM digunakan pada laptop / notebook.
    SODIMM diproduksi dalam dua jenis,jenis pertama mempunyai jumlah kakai sebanyak 72, dan satunya berjumlah 144 buah
    RIMM / SORIMM
    RIMM dan SORIMM merupakan jenis memori yang dibuat oleh Rambus. RIMM pada dasarnya sama dengan DIMM dan SORIMM mirip dengan SODIMM.
    Karena menggunakan teknologi dari Rambus yang terkenal mengutamakan kecepata, memori ini jadi cepat panas sehingga pihak Rambus perlu menambahkan aluminium untuk membantu melepas panas yang dihasilkan oleh memori ini.
    CARA KERJA RAM 
    Sebenarnya Di Prosesor Juga terdapat Memory tapi tidak besar. Karena itu maka dibuat RAM untuk menambah jumlah kapasitas memory tersebut. Sebelum data yang akan di eksekusi oleh Prosesor maka aliran data dari hard disk akan ditampung di memory sebagai jembatan ke prosesor. Pada saat kita menyalakan komputer, device yang pertama kali bekerja adalah Processor. Processor berfungsi sebagai pengolah data dan meminta data dari storage, yaitu Hard Disk Drive (HDD). Artinya data tersebut dikirim dari Hard Disk setelah ada permintaan dari Processor. Tapi prakteknya hal ini sulit dilakukan karena perbedaan teknologi antara Processor & Hard Disk. Processor sendiri adalah komponen digital murni, dan akan memproses data dengan sangat cepat (Bandwidth tertinggi P4 saat ini 6,4 GB/s dengan FSB 800MHz). Sedangkan Hard Disk sebagian besar teknologinya merupakan mekanis yang tentu cukup lambat dibandingkan digital (Bandwidth atau Transfer Rate HDD Serial ATA berkisar 150 MB/s). Secara teoritis kecepatan data Processor berkisar 46x lebih cepat dibanding HDD. Artinya, apabila Processor menunggu pasokan data dari HDD akan terjadi “Bottle-Neck” yang sangat parah.
    Untuk mengatasi keadaan itu, diperlukan device Memory Utama (Primary Memory) atau disebut RAM. RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM berfungsi untuk membantu Processor dalam penyediaan data “super cepat” yang dibutuhkan. RAM berfungsi layaknya seperti HDD Digital, karena seluruh komponen RAM sudah menggunakan teknologi digital. Dengan RAM, maka Processor tidak perlu menunggu kiriman data dari HDD. Saat ini RAM DDR2 mempunyai bandwidth 3,2 GB/s (PC400), agar tidak menganggu pasokan maka saat ini Motherboard menggunakan teknologi Dual Channel yang dapat melipatgandakan bandwidth menjadi 2x dengan memperbesar arsitektur menjadi 128-bit. Itu artinya, 2 keping DDR2 dalam mode Dual Channel dapat memasok data dalam jumlah yang pas ke Processor (3,2 GB/s x Dual Channel = 6,4 GB/s).
    PRODUSEN RAM 
    Fungsi RAM yaitu untuk menyimpan instruksi sementara dari komputer untuk mengeluarkannya ke output devicenya. Sebagai contoh :
    1. Kita akan memainkan music mp3 dari komputer kita, lalu setelah kita buka dengan program winamp atau media lainnya, maka program winamp yang tadinya berada di harddisk, akan di eksekusi di RAM dan dikeluarkan melalui output device, baik melalui speaker (sebagai keluaran suara) ataupun monitor (sebagai tampilan). Jadi mp3 yang tadinya berasal dari harddisk akan disimpan sementara di ram.
    2. Kita akan memainkan game atau aplikasi lain, sama perinsipnya dengan yang diatas. Artinya program yang telah terinstall di harddisk akan dipanggil ke RAM dan diekseskusi lalu dikeluarkan sebagai hasil eksekusi tersebut sesuai dengan fungsi dari aplikasinya.

    Central Processing Unit (CPU)

    Central Processing Unit (CPU)

    A. Pengertian CPU
    CPU (Central Processing Unit) adalah otak atau sumber dari komputer yang mengatur dan memproses seluruh kerja komputer. CPU ini berbentuk IC yang diberi nama sesuai dengan tipenya, misalnya 8088 untuk PC XT dan 80286 untuk PC AT,Pentium IV dan sebagainya. Karena CPU ini berada pada suatu board (papan) yang disebut motherboard dan terletk dalam kotak (casing), sekarang ini orang jadi cenderung menyebut kotak berisi catu daya, disk drive dan motherboard sebagai CPU/ kotak CPU. Di dalam kotak CPU biasanya terdapat 2 buah disket drive yang diberi nama disket drive A dan disket drive B. selain disket drive ada juga yang mempunyai hard disk dan CD ROM.
    B. Fungsi CPU
    Fungsi utama CPU adalah menjalankan program-program yang disimpan di memori utama. Hal ini dilakukan dengan cara mengambil instruksi-instruksi dari memori utama dan mengeksekusinya satu persatu sesuai dengan alur perintah. Pekerjaan ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu membaca instruksi (fetch) dan melaksanakan instruksi tersebut (execute). Proses membaca dan melaksankan ini dilakukan berulang-ulang sampai semua instruksi yang terdapat di memori utama dijalankan atau komputer dimatikan. Proses ini dikenal juga sebagai siklus fetch-eksekusi.
    a) Siklus fetch-eksekusi bisa dijelaskan sebagai berikut
  • i. di awal setiap siklus, CPU akan membaca dari memori utama,
    ii. sebuah register, yang disebut Program Counter (PC), akan mengawasi dan menghitung instruksi selanjutnya,
    iii. ketika CPU membaca sebuah instruksi, Program Counter akan menambah satu hitungannya,
    iv. lalu instruksi-instruksi yang dibaca tersebut akan dimuat dalam suatu register yang disebut register instruksi (IR), dan akhirnya
    v. CPU akan melakukan interpretasi terhadap instruksi yang disimpan dalam bentuk kode binari, dan melakukan aksi yang sesuai dengan instruksi tersebut.Download

  • b) Siklus Intruksi
    i. Instruction Addess Calculation (IAC), yaitu mengkalkulasi atau menentukan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi. Biasanya melibatkan penambahan bilangan tetap ke alamat instruksi sebelumnya. Misalnya, bila panjang setiap instruksi 16 bit padahal memori memiliki panjang 8 bit, maka tambahkan 2 ke alamat sebelumnya.
    ii. Instruction Fetch (IF), yaitu membaca atau pengambil instruksi dari lokasi memorinya ke CPU.
    iii. Instruction Operation Decoding (IOD), yaitu menganalisa instruksi untuk menentukan jenis operasi yang akan dibentuk dan operand yang akan digunakan.
    iv. Operand Address Calculation (OAC), yaitu menentukan alamat operand, hal ini dilakukan apabila melibatkan referensi operand pada memori.
    v. Operand Fetch (OF), adalah mengambil operand dari memori atau dari modul I/O.
    vi. Data Operation (DO), yaitu membentuk operasi yang diperintahkan dalam instruksi.
    vii. Operand store (OS), yaitu menyimpan hasil eksekusi ke dalam memori
    Sub Siklus Intruksi
    a. Fetch : membaca instruksi berikutnya dari memori ke dalam CPU
    b. Execute : menginterpretasikan opcode dan melakukan operasi yang diindikasikan
    c. Interrupt : Apabila interrupt diaktifkan dan interrupt telah terjadi, simpan status proses saat itu dan layani interrupt.
    Aksi – Aksi CPU
    i. CPU Memori, perpindahan data dari CPU ke memori dan sebaliknya
    ii. CPU – I/0, perpindahan data dari CPU ke modul I/0 dan sebaliknya
    iii. Pengolahan Data, CPU membentuk sejumlah operasi aritmatika dan logika terhadap data
    iv. Kontrol, merupakan instruksi untuk pengontrolan fungsi atau kerja. Misalnya instruksi pengubahan urusan eksekusi
    C. Komponen – Komponen CPU
    a) Control Unit yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini sudah pasti terdapat dalam semua CPU. CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. Termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output.
    Tugas dari control unit ini adalah:
     Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output
     Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
     Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
     Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU
     Menyimpan hasil proses ke memori utama.
    b) Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses. Memori ini bersifat sementara, biasanya di gunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. Secara analogi,register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika
    c) Aritmetic Logic Unit yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika berdasar instruksi yang ditentukan. ALU sering di sebut mesin bahasa karena bagian ini ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean yang masing-masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri. Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder.
    Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan , kurang dari, dan lebih besar atau sama dengan.
    d) CPU Interconnections adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU, yaitu ALU, unit kontrol dan register-register dan juga dengan bus-bus eksternal CPU yang menghubungkan dengan sistem lainnya, seperti memori utama, piranti masukan.
    D. Cara Kerja CPU
    Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan.